Thursday, 21 January 2021

Jaringan, Organ, dan Sistem Organ - Materi IPA Kelas 7 SMP

A. Jaringan



Sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama biasanya disebut dengan jaringan. Pada umumnya jaringan yang terdapat pada hewan bertulang belakang dan manusia adalah sebagai berikut:

Jaringan epitelium yang tersusun dari sel-sel pipih yang melapisi berbagai rongga pada tubuh dan membentuk kulit yang membungkus tubuh. Salah satu fungsinya adalah untuk mengabsorpsi atau menyerap zat, misalnya epitelium di usus.Jaringan ikat atau konektif, dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu jaringan ikat penunjang untuk memberi perlindungan pada organ tubuh yang lemah, jaringan ikat penghubung untuk menghubungkan bagian-bagian tubuh, jaringan ikat berserat sebagai bantalan bagi organ tubuh dan tempat melintas pembuluh darah dan saraf, dan jaringan hematopeiotik sebagai sumber segala sel dalam darah.Jaringan otot dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu otot rangka untuk menggerakkan anggota tubuh, otot halus yang terdapat pada organ berongga, dan otot jantung terdapat di jantung.Jaringan saraf memiliki fungsi sebagai penghantar dan terdiri dari sel-sel saraf (neuron) yang berfungsi menghantarkan dan mengolah implus.


B. Organ


Organ adalah sekumpulan jaringan yang memiliki fungsi dan struktur yang sama. Organ menjalankan fungsinya dengan didukung oleh organ lainnya sehingga membentuk sistem organ. Semakin besar tingkatannya maka organ-organnya akan semakin lengkap.

Organ yang ada pada tumbuhan


Organ utama yang dimiliki tumbuhan adalah akar, batang, dan daun. Organ lainnya seperti bunga dan buah sebagai modifikasi dari salah satu organ utama.

Organ yang ada pada manusia dan hewan


Organ yang ada pada manusia lebih lengkap dibandingkan dengan organ yang ada pada hewan dan tumbuhan. Setiap organ tentunya memiliki fungsi masing-masing secara khusus, misalnya mata digunakan untuk melihat, lambung untuk mencerna makanan, dan hidung untuk mencium bau.

C. Sistem Organ


Sistem-sistem dalam organ saling bekerjasama untuk membentuk sebuah proses kehidupan dalam organisme. Beberapa sistem organ yang ada pada tumbuhan antara lain sistem pengangkut, sistem pelindung, sistem penyokong, dan lain sebagainya. Dimana sistem ini dihubungkan dengan akar, batang dan daun. Sedangkan sistem organ yang ada pada hewan dan manusia adalah sistem pencernaan, sistem pernafasan, sistem peredaran darah, sistem pengeluaran, dan juga sistem hormon. Sistem-sistem ini saling bekerjasama membentuk proses kehidupan organisme. Organisme terbentuk dari satuan terkecil yaitu sel sampai akhirnya membentuk organisme dengan urutan seperti di bawah ini:

SEL -> JARINGAN -> ORGAN -> SISTEM ORGAN -> ORGANISME

Monday, 11 January 2021

Materi IPA - Sel (Organisasi Kehidupan) Kelas VII SMP/MTS

 Coba perhatikan bangunan gedung atau rumah di sekitarmu! Kalau kamu cermati, bangunan gedung atau rumah biasanya terbuat dari susunan batu bata yang jumlahnya sangat banyak. Dapat dikatakan bahwa batu bata merupakan salah satu bagian penyusun dari sebuah bangunan. Bagaimana dengan tubuh makhluk hidup?

Sekarang perhatikan tubuhmu. Seperti halnya bangunan atau rumah, tubuh juga tersusun oleh bagian atau unit-unit kecil yang amat banyak dan tidak dapat diamati tanpa menggunakan alat bantu. Bagian tersebut dinamakan sel.

Sel merupakan satuan (unit) kehidupan terkecil dari makhluk hidup. Satuan terkecil itu meliputi satuan struktural dan fungsional. Makhluk hidup yang tersusun oleh satu sel disebut makhluk hidup uniseluler. Yang termasuk makhluk hidup bersel satu antara lain bakteri, Amoeba, Paramecium, Euglena, dan ganggang hijau-biru.

Berdasarkan ada tidaknya membran inti, sel dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Prokariotik yaitu sel yang tidak memiliki membran inti, contohnya sel bakteri dan alga biru. Eukariotik yaitu sel yang memiliki membran pelindung material inti.

Makhluk hidup yang tersusun oleh sejumlah sel yang menggabung bersama disebut makhluk hidup multiseluler di mana segala fungsi kegiatannya dilakukan oleh sel-sel khusus.

Umumnya sel berukuran sangat kecil, untuk melihatnya perlu bantuan mikroskop. Namun ada beberapa sel yang dapat dilihat dengan mata telanjang misalnya sel telur burung.

Sel pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke pada tahun 1665 (abad 19). Hooke menyebut ”sel” untuk menggambarkan struktur seperti kotak sarang lebah atau sel-sel sebuah penjara dari pengamatan pada gabus. Gambar tersebut berasal dari pengamatan dengan mikroskop dua lensa.

Pada abad XIX, Theodor Schwann dan Mathias Jacob Schleiden (ahli fisiologi Jerman) menyatakan bahwa makhluk hidup dari yang paling sederhana sampai yang paling kompleks hampir sepenuhnya tersusun dari sel. Sel tersebut berperan penting dalam semua kegiatan hidup. 

Di dalam sel terdapat tiga bagian utama yaitu:

a . Membran sel atau selaput sel  Merupakan selaput yang membungkus seluruh isi sel. Berfungsi untuk melakukan pertukaran zat dalam sel. Zat itu antara lain oksigen, zat makanan dan sisa metabolisme. Dinding sel hanya terdapat pada tumbuhan tersusun atas selulosa.

b . Inti Sel atau nukleus  Merupakan bagian terpenting yang mengatur seluruh kegiatan sel. Biasanya bentuk inti sel bulat dan di dalamnya terdapat kromosom yang merupakan benang-benang pembawa sifat keturunan.

c . S i t o p l a s m a  Merupakan cairan yang mengisi seluruh bagian sel. Di dalam sitoplasma terlarut zat makanan dan zat-zat lainnya. Selain itu terdapat benda–benda khusus yang disebut dengan organel sel dan rongga sel (vakuola).

Di dalam organel sel tersebut terdapat antara lain:

1. Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein atau pembentukan protein. 

2. Mitokondria berfungsi untuk melakukan respirasi sel atau pernafasan sel untuk mendapatkan energi.

3. Badan Golgi berfungsi sebagai alat pengeluaran.

4. Retikulum endosplasma berfungsi sebagai sekresi protein dan lemak.

5. Vakuola merupakan rongga sel. Pada vakuola terdiri dari dua macam, yaitu: vakuola berdenyut berfungsi untuk pengeluaran dan vakuola makanan berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan. 

6. Kloroplas adalah zat warna hijau daun.


Perhatikan gambar sel hewan dan sel tumbuhan berikut ini !



Setelah membaca dan memahami materi di atas, silakan absen di bawah ini
ABSEN DISINI KLIK DISINI
ABSEN DISINI KLIK DISINI
ABSEN DISINI KLIK DISINI


Thursday, 7 January 2021

Contoh Laporan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan)

 I.       PENDAHULUAN

 

1.1    Latar Belakang dilaksanakan PPL

Pendidikan adalah investasi masa depan yang sangat bernilai, oleh sebab itu komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menyiapkan pendidikan bagi generasi masa depan harus dimulai dan disiapkan dengan sungguh-sungguh. Untuk itu proses penyemaian generasi masa depan ini harus dibarengi dengan penyiapan guru dan dosen yang profesional melalui suatu sistem pendidikan yang bermutu dan akuntabel.

 

Komitmen pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa adalah amanah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 seperti yang tertulis pada alinea keempat yang menyatakan bahwa “..... Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umurn, mencerdaskan kehidupan bangsa,..... " Selain itu, dalam Pasal 31 ayat (3) UUD 1945 yang telah diamandemen, dinyatakan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pada pasal 20 ayat 2 menyatakan bahwa, perguruan tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Ketiga aspek dalam tridharma perguruan tinggi tersebut dilaksanakan dengan proporsi yang seimbang, harmonis dan terpadu dengan harapan agar kelak para lulusan perguruan tinggi dapat menjadi insan yang beriman dan bertakwa, berilmu pengetahuan dan kompeten dalam bidangnya, mampu melakukan penelitian dan bersedia mengabdikan diri demi keselamatan umat manusia, mempraktekan ilmu dan menerapkannya.

 

Amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 8 menyebutkan bahwa Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

 

Sejalan dengan di atas, Universitas Lampung (Unila) telah menetapkan visi yang dirumuskan dalam rencana pembangunan jangka panjang, yaitu menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Untuk jangka menengah target yang ingin dicapai adalah terwujudnya kualitas pelayanan tridharma perguruan tinggi yang amanah untuk menghasilkan lulusan berkarakter dan berdaya saing. Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebagai bagian integral Universitas Lampung, merurnuskan visi untuk mendukung dan mempercepat pencapaian visi Unila. Mengingat dinamika perkembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Indonesia, maka FKIP Unila menetapkan visi, yaitu “menjadi LPTK Inspiratif, Progresif yang Profesional dan Bermartabat". Visi ini dilandasi dengan Standar Nasional Pendidikan Indonesia yang menetapkan kompetensi lulusan LPTK meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial.

 

Keempat kompetensi lulusan LPTK tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh. Kualitas lulusan LPTK akan terukur dari penguasaan keempat kompetensi secara komprehensif dan integral. Kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik merupakan core dari sosok guru yang profesional. Kompetensi kepribadian merupakan pondasi dari kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik. Sinerjisitas ketiga kompetensi tersebut akan memperkuat kompetensi sosial lulusan LPTK. Pada tataran implementasi mahasiswa FKIP Unila, dalam memantapkan kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik selain dibekali melalui seperangkat kurikulum, juga diperkuat melalui pengalaman nyata di sekolah dalam kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

 

Melalui pengembangan pada pelaksanaan program PPL di LPTK FKIP Unila, diharapkan dapat meningkatkan mutu proses pendidikan dan pembelajaran sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi dan pendidikan guru, dengan harapan kelak pada gilirannya dapat menghasilkan guru atau lulusan calon guru yang profesional beradab, berilmu, adaptif, kreatif, inovatif, dan kompetitif serta berkontribusi terhadap kesejahteraan bangsa Indonesia.

 

1.2 Tujuan PPL FKIP Unila

Praktik pengalaman lapangan mencakup kegiatan praktik pembelajaran dan non pembelajaran. Tujuan utama kegiatan praktik pembelajaran dan non pembelajaran di sekolah adalah agar mahasiswa memiliki pengalaman nyata dan kontekstual dalam menerapkan seperangkat pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dapat menunjang tercapainya penguasaan kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi penguasaan materi bidang studi secara utuh, yang bermuara pada pemebentukan calon guru atau tenaga kependidikan yang profesiona;l dan berkarekter.

 

Adapun tujuan khusus praktik pengalaman lapangan adalah sebagai berikut:

a.       Membentuk dan menetepkan kemampuan profesional guru secara utuh

b.      Mendemonstrasikan kompetensi dalam merencanakan, melaksanakan dan menilai pembelajaran

c.       Melakukan perbaikan pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa

d.      Mengidentifikasi permasalahan pembelajaran di kelas dan mengatasinya secara individu maupun kelompok

e.       Menerapkan pembelajaran inovatif yang bertolak dari suatu permasalahan pembelajaran

f.        Menilai capaian pembelajaran mahasiswa dengan menggunakan instrumen yang dapat mengukur kemampuan berfikir tingkat tinggi (higher order thingking skills)

g.      Mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik, kondisi psikologi dan sosial masyarakat di lapangan

h.      Mendalami karakteristik mahasiswa dalam rangka meningkatkan motivasi belajar

i.        Mengembangkan aspek kepribadian dan sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat

j.        Memanfaatkan berbagai program kegiatan untuk para penelitian dan penelitian, terutama dalam rangka penyusunan skripsi atau tugas akhir

k.      Meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan pendidikan di sekolah dan di masyarakat

l.        Menerapkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni secara teamwork dan interdispliner melalui kegiatan pendidikan, pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat.

m.    Menanamkan nilai-nilai patriotisme, harmonisme serta entreuprenership kepada masyarakat

 

Tujuan khusus kegiatan praktik non pembelajaran disekolah adalah mendalami, berpartisipasi atau mempraktikan kegiatan-kegiatan non pembelajaran yang meliputi, administrasi sekolah, kultur sekolah, ekstrakulikuler (kepramukaan, UKS, majalah dinding, dan lain-lain), rapat-rapat sekolah, layanan bimbingan dan konseling bagi mahasiswa.

 

1.3 Sasaran PPL

Program Praktik Pengalaman (PPL) Terintegrasi FKIP Universitas Lampung akan diarahkan kepada 4 (Empat) sasaran utama sebagai berikut:

1)    Mahasiswa

Melalui program PPL Terintegrasi semakin memperkuat kompetensi lulusan LPTK agar menjadi guru profesional dan berkarakter. Kegiatan PPL disekolah ditujukan agar mahasisiwa menguasai ketrampilan merencanakan, melaksanakan, menilai dan mengevaluasi proses pembelajaran, baik secara teoritis maupun praktis. Kegiatan PPL ditujukan agar mahasiswa menemukan secara nyata dinamika masyarakat umumnya dan dunia pendidikan khususnya. Di samping itu, melalui kegiatan PPL mahasiswa dapat berpartisipasi dalam pembangunan pendidikan nasional.

 

2)    Masyarakat

Dilihat dari unsur masyarakat, melalui PPL Terintegrasi akan tercipta masyarakat yang sadar pendidikan dan memiliki literasi yang memadai. Sadar pendidikan dapat dilihat dari kepedulian, keikutsertaan dalam pembangunan dan pengembangan pendidikan, sebagai perwujudan masyarakat belajar (learning society), sedangkan kecukupan literasi dapat dilihat  pada adaptabilitas masyarakat terhadap dinamika perkembangan sains, teknologi dan seni.

                         

3)   Pemerintah Daerah

Dari unsur pemerintahan daerah, melalui PPL akan teridentifikasi masalah-masalah pendidikan di daerah dan ditemukannya solusi alternatif terhadap masalah tersebut. Sasaran yang akan dicapai adalah teridentifikasinya pemikiran, gagasan dalam bentuk program pembangunan dalam bidang pendidikan yang dapat diimplementasikan di daerah.

 

       4)  Sekolah

            Sekolah merupakan tempat yang strategis untuk melakukan agen perubahan. Sekolah yang berkualitas harus mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Disamping itu,kebijakan strategi di bidang pendidikan perlu di implementasikan pada semua jenjang pendidikan baik jenjang pendidikan dasar mau pun menengah. PPL merupakan salah satu wahana untuk membantu percepatan perubahan tersebut sehingga sekolah-sekolah di daerah tidak termajinalkan.

 

1.4    Ruang Lingkup Kegiatan PPL

Tema pokok PPL FKIP Universitas Lampung adalah ”Mewujudkan Guru Profesional Berkarakter melalui Implementasi Nilai-nilai Kependidikan di Masyarakat dan Sekolah”. Adapun implementasi nilai-nilai kependidikan di sekolah dirumuskan di dalam Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Secara garis besar kegiatan PPL di sekolah ditujukan untuk memperkuat kompetensi lulusan LPTK yaitu kompetensi pendagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial.

 

1.5 Waktu dan Tempat Pelaksanaan PPL

Kegiatan PPL ini dilaksanakan di SMAN 1 Cukuh Balak  yang berlokasi di Cukuh Balak  Kec. Cukuh Balak, Kab Tanggamus. Waktu pelaksanaan selama 45 hari, dari tanggal 16 Juli 2018 sampai 18 Agustus 2018.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


II.                PELAKSANAAN PPL FKIP UNILA

 

2.1    Tahap Observasi

Tahap observasi dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2018. Tahap ini dilakukan agar praktikan mengetahui kondisi sekolah yang terdiri dari kondisi guru, siswa, sarana dan prasarana yang dapat membantu proses kegiatan mengajar. SMA Negeri 1 Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang dipercaya oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung untuk menjadi tempat pelaksanaan PPL tahun pelajaran 2018/2019 semester ganjil. Sebanyak 10 orang mahasiswa yang terdiri dari berbagai program studi Strata 1 (S1) FKIP Universitas Lampung melaksanakan kegiatan PPL di SMA Negeri 1 Cukuh Balak.

 

Pada pelaksanaan tahap observasi, praktikan harus mengenal lingkungan sekolah berikut elemen-elemennya. Akan tetapi, saat praktikan mengadakan observasi, sekolah dalam keadaan class meeting, sehingga belum dapat berinteraksi maksimal dengan siswa maupun sebagian besar guru dan staf TU yang ada di sekolah.

 

Pada saat melakukan observasi, mahasiswa PPL melakukan kegiatan pengumpulan data mengenai kondisi sekolah, administrasi serta lingkungan sekolah. Berikut ini uraian tentang observasi praktikan di SMAN 1 Cukuh Balak :

2.1.1        Profil SMA Negeri 1 Cukuh Balak

SMA Negeri 1 Cukuh Balak terletak di Jalan Raya Kecamatan Cukuhbalak Kabupaten Lampung Barat. SMA Negeri 1 Cukuh Balak ini merupakan satu-satunya SMA negeri yang ada di Kecamatan Cukuh Balak.

 

Keberadaannya di Areal perkebunan dan bukit-bukit yang mengelilingi menciptakan suasana segar, sejuk, yang mendukung suasana belajar mengajar yang kondusif karena terhindar dari hiruk pikuk keramaian warga dan lalu lintas.

 

SMA Negeri 1 Cukuh Balak berdiri sejak tahun 2000. Sekolah SMAN 1 Cukuh Balak merupakan SMA negeri satu-satunya yang ada di kecamatan Cukuh Balak. Selain itu, tujuan didirikannya sekolah ini agar memudahkan anak-anak untuk mendapat pendidikan yang jaraknya lebih dekat. Hal ini juga sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab terhadap pendidikan anak-anak bangsa di negeri ini.

 

Dibina oleh 34 orang guru yang terdiri dari guru mata pelajaran dan staf sekolah. Sekolah ini memiliki guru yang berkualifikasi 1 orang berstatus PNS berpendidikan Magister (S2), 7 orang berstatus PNS berpendidikan Sarjana (S1), 2 orang guru berstatus PNS non-Sarjana, 24 orang guru berpendidikan S1. Dalam penyelenggaraan Administrasi sekolah, SMA ini dibantu oleh 6 tenaga Administrasi termasuk untuk menjaga kebersihan dan keamanan sekolah ditangani oleh tenaga yang berpendidikan SMA.

 

VISI

Berprestasi dalam menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dilandasi Iman dan Taqwa.

 

MISI

Berdasarkan visi diatas, maka misi SMA Negeri 1 Cukuh  Balak adalah :

1.      Meningkatkan kualitas kelulusan.

2.      Menciptakan lingkungan sekolah yang memperhatikan nilai-nilai karakter Bangsa sesuai dengan perkembangan IPTEK.

3.      Melaksanakan kewajiban sesuai dengan tupoksi serta menumbuhkan semangat etos kerja yang baik dan disiplin.

4.      Berdedikasi tinggi untuk kemajuan dan peningkatan mutu pendidikan yang serasi nyaman dan seimbang.

5.      Mengembangkan manajemen berbasis sekolah dan keunggulan lokal serta menjalin kerjasama dengan stake holder, masyarakat dan dunia usaha.

6.      Meningkatkan sumber daya manusia yang berwawasan lingkungan.

7.      Meningkatkan prestasi dalam bidang akademik maupun non akademik.

 

2.1.2        Situasi dan Kondisi Sekolah

A.IdentitasSekolah

1.      Nama Sekolah                         : SMA NEGERI 1 CUKUH BALAK

2.      NPSN/NSS                             : 10805044 / 301120616026

3.      Jenjang Pendidikan                 : SMA

4.      Status Sekolah                         : Negeri

 

B.     Lokasi Sekolah

1. Alamat

Ø  Jalan                                     : Jl. Pendidikan

Ø  Kecamatan                           : Cukuhbalak

Ø  Kab/Kota                             : Tanggamus

Ø  Provinsi                                : Lampung

Ø  Kode Pos                              : 35383

Ø  Lintang/Bujur                       : -5.6392000/104.9029000

 

C.     Data Pelengkap Sekolah

1.      Kebutuhan Khusus  :-

2.      SK Pendirian Sekolah         : B.175/41/12/2010

3.      Tanggal Sk Pendirian          : 2010-05-07

4.      Status Kepemilikan              : Milik Negara

5.      Tgl SK Akreditasi               : 2017-11-11

6.      No. Rekening BOS             : 0274738863

7.      Nama Bank                          : BNI

8.      Cabang/KCP Unit               : Tanjung Karang

9.      Rekening Atas Nama          : SMAN 1 CUKUH BALAK

10.  MBS                                    : -

11.  Luas Tanah Milik                : 16473 m2

12.  Luas Tanah Bukan Milik     : 0 m2

 

 

D.    Kontak Sekolah

1.      No Telepon                          : 085313248009

2.      No Fax                                 :

3.      E-mail                                  : sman1_cukuhbalak@yahoo.com

 

E.     Data Periodik

1.      Kategori wilayah               : Wilayah Terpencil

2.      Daya Listrik                      : 13000

3.      Akses Internet Utama       : Telkomsel Flash

4.      Akses Internet Alternatif  :Tidak Ada

5.      Akreditasi                          : B

6.      Waktu Penyelenggaraan    : Pagi

7.      Sumber Listrik                  : PLN

8.      Sertifikasi ISO                  : Proses Sertifikasi

 

F.      Data Siswa

No

Nama Rombel

 

Jumlah Siswa

L

P

Jumlah

1

X MIA

Kelas 10

23

22

45

2

X IIS 1

Kelas 10

22

23

45

3

X IIS 2

Kelas 10

23

22

45

4

X IIS 3

Kelas 10

23

22

45

5

XI MIA 1

Kelas 11

10

30

40

6

XI MIA 2

Kelas 11

21

12

33

7

XI IIS 1

Kelas 11

20

14

34

8

XI IIS 2

Kelas 11

23

15

38

9

XII IPA

Kelas 12

8

32

40

10

XII IPS 1

Kelas 12

20

13

33

11

XII IPS 2

Kelas 12

20

13

33

12

XII IPS 3

Kelas 12

23

10

33

Total

236

228

464

Tabel 1. Jumlah Rombel dan Jumlah siswa

SISWA MENURUT USIA

Usia

L

P

Total

< 15 TAHUN

8

9

17

15 - 20 TAHUN

228

219

447

> 20 TAHUN

0

0

0

Total

236

228

464

Tabel 1Jumlah siswa menurut usia

SISWA MENURUT AGAMA

Agama

L

P

Total

Islam

236

228

464

Kristen

0

0

0

Katholik

0

0

0

Hindu

0

0

0

Budha

0

0

0

Konghucu

0

0

0

Lainnya

0

0

0

Total

236

228

464

Tabel 3. Jumlah siswa menurut agama

 

Sumber : Dokumentasi Tata Usaha SMAN 1 Cukuhbalak Tahun 2018/2019

 

G.     Data Guru

No.

Jabatan

Laki-Laki

Perempuan

Jumlah

1

Kepala Sekolah

1

-

1

2

Wakil Kepala Sekolah

-

2

2

3

Guru PNS

4

6

10

4

Guru Non PNS

9

9

18

5

Staf TU

2

5

7

6

Penjaga Sekolah

1

-

1

Jumlah

17

22

39

Tabel 4 Data guru

Sumber : Dokumentasi Tata Usaha SMAN 1 Cukuhbalak Tahun 2018/2019

 

H.    Daftar Nama-Nama Guru

No

Nama

NIP

NUPTK

Jabatan

1

Drs. KHAIRIL YUSRI, M.M

19640528 199103 1 003

2860 7426 4320 0020

Kepala Sekolah/ Guru Pkn

2

Rini Budiastuti, S.Pd

19710716 200501 2 005

7048 7496 5130 0073

Guru Bahasa Indonesia

3

Apridayani, S.Pd

19810421 200801 2 014

9753 7596 6030 0042

Waka Kurikulum /Guru Biologi

4

Solihul Anwar, S.Pd

19790830 200902 1 002

9162 7576 5920 0003

Guru Sejarah

5

Silahana, S.Pd

19810917 201406 2 002

4249 7596 5930 0003

Guru B. Inggris

6

M. Ruzabari, S.Ag

19750308 201406 1 001

1640 7536 5312 0002

Guru Agama Islam

7

Ike Ikawati, S.Pd

19791125 201406 2 002

3457 7576 5930 0001

Guru Ekonomi

8

Ahmad Kholili

19670512 201406 1 001

5451 7456 5020 0003

Guru SBK

9

Samsiar

19611225 201406 2 001

3557 7396 4120 0043

Staf TU

10

Yarisuni, S.Pd

 

1336 7436 4420 0033

Pkn

11

Sustarina, S.Pd

 

6847 7546 5630 0072

Guru B Lampung/Pkn

12

Muflihah, S.Pd

 

9648 7576 58300012

Guru Bahasa Indonesia

13

Andesta Mandasari, S.Pd

 

Sedang Dalam Proses

Guru Sejarah

14

Thoriq Iqbal, S.Pd

 

7844 7636 6420 0022

Guru Bahasa Indonesia

15

Budiastuti, S.Pd

 

1080 4910 64001

Guru B Indonesia, Sosiologi

16

Benta Nadia Sari, S.Pd

 

-

Guru Ekonomi

17

Evaronica  M  P, S.Pd

 

-

Guru Fisika

18

Marfiana Safitri, S.Pd

 

-

Guru Fisika

19

Nita Amalia, S.Kom

 

-

Guru Geografi

20

Maulaya, S.Pd

 

5956 7666 6720 0012

Guru  B Inggris dan Sosiologi

21

Mualla, S.Pd I

 

-

Guru PAI

22

Halimah, S.Hi

 

2244 7636 6430 0053

Guru Sejarah dan B. Arab

23

Kurniyati, S.Pd

 

7748 7636 6430 0022

Guru SBK

24

Puspa Yeni

 

-

Penjaga perpus

25

Hadi Mubarok

 

8059 7666 6811 0013

Guru Sosiologi dan Geografi

26

Saifuddin

 

8852 7456 4711 0062

Guru KWU

27

Nazirin

 

2444 7516 5330 0093

Guru PJOK

28

Abdul Amin, S.Pd

 

 

Guru Matematika

29

Mega Azna Wahyuni, S.Pd

 

 

Guru Bahasa Indonesia dan Geografi

30

Sri Astuti, S.Pd

 

 

Guru Matematika

31

Baidowi, S.Pd

 

 

Guru Pkn

32

Heni Susila, S.Pd

 

 

Guru BK

33

Nurjuwita

 

3437 7576 5930 0063

 

34

Asmaida

 

-

 

35

Amir Saifuddin

 

-

Penjaga sekolah

36

Ubaddillah

 

-

 Satpam

Tabel 5 Data nama-nama guru SMAN 1 Cukuh balak

Sumber : Dokumentasi Tata Usaha SMAN 1 Cukuhbalak Tahun 2018/2019

 

I.         Sarana dan Prasarana yang ada/dimililiki SMA Negeri 1 Cukuh Balak:

1)      Ruang Belajar                      :  12 Ruang

2)      Ruang Guru                         :   1 Ruang

3)      Ruang TU                            :   1 Ruang

4)      Ruang Kepala Sekolah        :   1 Ruang

5)      Ruangan BK                        :   1 Ruang

6)      Ruang kantor                       :   1 Ruang

7)      Laboratorium                       :   6 Ruang

8)      WC Guru                             :   3 Ruang

9)      Perpustakaan                       :   1 Ruang

10)  WC Siswa                            :   1 Ruang

11)   Lapangan                            :   2

12)  MESS Guru                         :   1

 

2.2  Tahap Praktik Mengajar Terbimbing

Pada tahap ini, praktikan menyusun perangkat pembelajaran yang dibutuhkan untuk proses pembelajaran selama mengajar di SMA N 1 Cukuh Balak. Praktikan mulai memberi pelajaran dengan menggunakan keterampilan mengajar dan sesuai dengan Rencana Pembelajaran yang telah disusun. Praktikan dibimbing dan dipantau oleh guru pamong pada masing-masing bidang studi baik dalam penyusunan kurikulum, di kelas maupun di luar kelas.

 

2.3    Tahap Praktik Mengajar Mandiri

Tahap latihan mengajar mandiri masa praktikan melaksanakan latihan belajar mengajar secara mandiri (individual). Praktikan mulai mengajar di kelas tanpa dibimbing dan dipantau oleh guru pamong dan dianggap dapat dilepas/mengajar di kelas tanpa bimbingan lagi. Meskipun sudah mandiri namun dalam kegiatan belajar mengajar tetap di kontrol oleh pamong. Pada Tahap ini praktikan mengajar mata pelajaran Kimia untuk kelas XI MIA. yang terdiri dari XI MIA 1 dan XI MIA 2. Hal-hal yang harus dikuasai oleh praktikan dalam tahapan latihan mengajar mandiri adalah :

-    Keterampilan membuka dan mengakhiri pelajaran, hal ini penting sebab akan berpengaruh terhadap siswa. Kegiatan ini dimaksud agar menciptakan suasana yang kondusif di dalam pelajaran.

 

-    Keterampilan menjelaskan, Dalam menjelaskan materi pelajaran. Praktikan memberi penjelasan secara lisan karena melalui penjelasan secara lisan praktikan dapat membimbing siswa untuk memahami dan membantu menyelesaikan masalah, serta membantu proses penalaran siswa.

 

-    Keterampilan bertanya, Dalam hal ini juga praktikan harus dapat menguasainya. Sebelum memberikn pertanyaan terlebih dahulu siswa diberikan acuan. Keterampilan ini dibagi menjadi dua yaitu keterampilan tingkat dasar dan lanjut. Bertanya tingkat dasar merupakan suatu keterampilan mengajukan pertanyaan dengan tingkat kesulitannya rendah sehingga semua siswa dapat menjawab pertanyaan dengan mudah. Setelah siswa dirasa mulai aktif menjawab pertanyaan, praktikan mengajukan pertanyaan lanjutan yakni dengan taraf kesulitan yang lebih tinggi. Kemudian siswa diberi waktu untuk berfikir, selanjutnya mempersilahkan siswa untuk menjawab tanpa menunjuk atau menyebutkan nama siswa.

 

-    Keterampilan memberi penguatan, memberikan penguatan sangat diperlukan untuk memotivasi siswa agar lebih giat lagi dalam belajar dan memperkuat pemahaman atas materi yang telah disampaikan. Penguatan juga diberikan kepada siswa-siswa yang memiliki pemahaman rendah. Siswa tersebut diberi perlakuan istimewa seperti jam tambahan ataupun konsultasi di luar kelas.

 

-    Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil, keterampilan ini diperlukan ketika metode yang digunakan adalah diskusi.

 

-    Keteampilan mengelola pembelajaran, pengelolaan ini meiputi pengelolaan kelas dan materi pelajaran dari itu praktikan harus dapat menguasainya.

 

2.4 Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakulikuler

Selain mengajar praktikan juga mengikuti kegiatan di luar jam pelajaran, seperti mengikuti kegiatan pada 17 Agustus dan kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMA Negeri 1 Cukuh Balak. Adapun Kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMA Negeri 1 Cukuh Balak antara lain:

a.         Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

b.         Pramuka

c.         Olahraga

d.         PASKIBRA

 

Dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, mahasiswa PPL ikut bergabung dalam beberapa kegiatan, antara lain kegiatan OSIS, Pramuka, dan Paskibraka. Pada kegiatan OSIS, mahasiswa PPL membantu menyiapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), membantu segala sesuatu yang dibutuhkan dalam mempersiapkan 17-an di SMA Negeri 1 Cukuh Balak tahun pelajaran 2018/2019. Selain itu, mahasiswa PPL juga membantu ekstrakulikular pramuka dalam menyiapkan penyelenggaraan peringatan Hari Pramuka.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


III.             HAMBATAN DAN PENANGGULANGAN

 

3.1    Hambatan-Hambatan

Dalam pelaksanaan kegiatan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA Negeri 1 Cukuh Balak tidak ada hambatan khusus yang memberatkan praktikan, namun ada beberapa hambatan yang bersifat umum yang praktikan temui di lapangan yaitu :

1.      Kurangnya motovasi dan semangat siswa untuk belajar namun bisa diatasi dengan pemberian motivasi setiap akan melakukan pembelajaran

2.      Kurangnya kesediaan sumber belajar untuk siswa, siswa hanya mendapat sumber belajar dari guru.

3.      Pada awal mengajar mandiri paktikan kurang dapat mengendalikan kelas. Ini disebabkan selain kondisi psikologis siswa SMA kelas XI. Tetapi hambatan ini dapat diatasi dengan memahami karakteristik siswa dan pendekatan persuasif.

a.      Hambatan Teknis

1.         Fasilitas yang dimiliki sekolah belum memadai, hal ini ditandai belum adanya buku siswa.

2.         Adanya beberapa siswa yang kurang mampu dalam kegiatan pembelajaran sehingga nilainya di bawah rata-rata dan harus mengikuti remedial yang sedikit menghambat kegiatan pembelajaran.

 

b.      Hambatan Non Teknis

Adapun hambatan-hambatan non-teknis yang didapati adalah sebagai berikut :

1.      Ketidaksiapan siswa dalam menerima pelajaran, hal ini ditunjukan bahwa tidak adanya siswa yang belajar materi terlebih dahulu di rumah atau membaca kembali pelajaran yang telah disampaikan.

2.      Ketidaksiapan siswa dalam menerima pelajaran yang akan disampaikan, kadangkala siswa kelihatannya menyimak dan memperhatikan, tetapi setelah diberikan latihan atau tugas nilainya masih rendah.

3.      Pada saat guru praktikan mengajar (menyampaikan materi), masih ada siswa yang menunjukan kurang berminat untuk mengikuti pelajaran.

 

3.2  Penanggulangannya

1.      Cara penanggulangan untuk hambatan teknis, yaitu:

a.    Guru PPL menyiapkan buku serta mengkemas dalam bentuk PPT

b.    Memberikan perhatian khusus, membimbing dan memotivasi siswa agar belajar lebih giat serta  terciptanya suasana belajar yang kondusif

c.    Melakukan pendekatan terhadap siswa yang bermasalah atau yang sering membuat keributan dan berusaha agar dapat mengelola kelas.

d.    Memotivasi siswa yang tidak mengerjakan tugas dan belajar dirumah.

e.    Memberikan tugas serta latihan yang harus dikerjakan dengan baik di kelas maupun di rumah

f.     Waktu yang tidak mencukupi dapat disiasati dengan mengadakan tambahan belajar bagi kelas yang tertinggal materi pembelajaran serta menyesuaikan dengan rencana pembelajaran

g.    Berkonsultasi dengan guru pamong mengenai pembelajaran di kelas.

 

2.        Cara penanggulangannya untuk hambatan non teknis, yaitu:

Melakukan pendekatan khusus dengan memberikan motivasi dan membimbing dalam mengikuti pelajaran serta memberikan pandangan tentang pentingnya... lihat Selengkapnya . . . . .

Download file lengkapnya disini

Download file lengkapnya disini