Life is Chemistry and There is No Life Without Chemistry

Selasa, 24 Januari 2017

Laporan Praktikum Laju Reaksi - Kimia Dasar



LAJU REAKSI
 (Laporan Praktikum Kimia Dasar II)




Oleh
Zelda Amini
1513023006








LABORATORIUM PEMBELAJARAN KIMIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2016




LEMBAR PENGESAHAN

Judul Percobaan          : Laju Reaksi

Tanggal Percobaan      : 12 April 2016

Tempat Percobaan       : Laboratorium Pembelajaran Kimia

Nama                           : Zelda Amini

NPM                           : 1513023006

Fakultas                       : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Jurusan                        : Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Program Studi             : Pendidikan Kimia

Kelompok                   : 4 (Empat)


Bandar Lampung, 12 April 2016       
Mengetahui,                                       
Asisten                                               





I.       PENDAHULUAN
                                 

1.1  Latar Belakang

Dalam kehidupan ini terdapat beberapa reaksi kimia. Reaksi-reaksi kimia ini dapat berlangsung dengan cara cepat atau lambat. Reaksi kimia yang berlangsung lambat contohnya pembentukan fosil, proses pelapukan kayu, pembentukan minyak bumi dan batubara. Sementara itu reaksi yang berlangsung dengan cepat contohnya proses pembakaran kayu, proses terbakarnya gas peristiwa-peritsiwa yang meledak. Adanya perbedaan tingkat kecepatan reaksi ini dari berbagsi kenis reaksi. Reaki merupakan hal yang mendasari konsep laju reaksi.

Untuk dapat mengetahui lebih jelas lagi mengenai konsep laju reaksi yaitu dengan cara membakar kertas. Pada peristiwa ini terjadi reaksi pengurangan jumlah kertas akibat pembakaran dan menjadi penambahan abu yang merupakan hasil pembakaran kertas. Dalam proses industry yang melibatkan adanya reaksi kimia memerlukan peranan ilmu kimia yang memberikan dasar untuk mengetahui agar sesuatu proses industry dapat menghasilkan bahan, industry yang sebanyal-banyaknya dalam waktu yang singkat. Di sisi lain, terdapat reaksi kimia yang dikehendaki berjalan dengan lambat, misalnya bagaimana agar buah tidak ceoat membusuk. Bagaimana memperlambat perkaratan besi. Oleh sebab itu, dilakukanlah percobaan ini.


1.2  Tujuan Percobaan

Adapun tujuan dari percobaan ini adalah agar praktikan dapat menjelaskan besarnya faktor :
a.       Konsentrasi
b.      Luas permukaan
c.       Temperatur, dan
d.      Katalis terhadap laju reaksi


II.    TINJAUAN PUSTAKA


Laju reaksi kimia terlihat dari perubahan konsentrasi molekul reaktan atau konsentrasi molekul produk terhadap waktu. Laju reaksi tidak tetap melainkan berubah terus menerus seiring dengan peubahan konsentrasi. Laju (atau kecepatan) menunjukkan sesuatu yang terjadi persatuan waktu (Chang, 2005).

Laju reaksi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu konsentrasi, suhu, luas permukaan, dan katalis. Konsentrasi adalah banyaknya zat terlarut di dalam sejumlah pelarut. Semakin banyak zat terlarut, maka akan semakin besar pula konsentrasi larutan. Suatu larutan dengan konsentrasi tinggi mengandung partikel yang lebih banyak, jika dibandingkan dengan larutan dengan konsentrasi yang lebih rendah. Pada konsentrasi tinggi memungkinkan tumbukan yang terjadi akan lebih banyak, sehingga membuka peluang yang lebih banyak tumbuhan efektif yang menyebabkan laju reaksi menjadi lebih cepat. Akibatya, hasil reaksi menjadi lebih cepat terbentuk.

Suhu, peningkatan suhu meningkatkan fraksi molekul yang memiliki energi melebihi energi aktivasi. Frekuensi tumbukan meningkat dengan meningkatnya suhu, dan diharapkan hal tersebut sebagai salah satu faktor untuk mempercepat suatu laju reaksi dalam reaksi kimia (Petrucci, 1987).

Luas permukaan memiliki peranan yang penting dalam laju reaksi. Apabila semakin kecil luas permukaan, maka semakin kecill tumbukan yang terjadi antar partikel, sehingga laju reaksi semakin lambat. Begitupun sebaliknya, karakteristik kepingan yang direaksikan juga turut berpengaruh, yaitu semakin halus kepingan itu, maka semakin cepat waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi (Syukri, 1999).

Katalis ialah zat yang mengambil bagian dalam reaksi kimia dan berfungsi untuk mempercepat laju reaksi tersebut. Tetapi ia sendiri tidak mengalami perubahan kimia yang brsifat permanen. Jadi, katalis tidak muncul dalam persamaan kimia yang secara keseluruhan, tetapi kehadirannya sangat mempengaruhi hukum laju, memodifikasi hasil reaksi, dan membuat lintasan yang ada menjadi lebih cepat untuk dilalui. Atau lazimnya membuat lintasan yang sama baru bagi kelangsungan reaksi. KAtalis juga menimbulkan efek yang nyata pada laju reaksi pada reaksi kimia, meskipun dengan jumlah yang sangat sedikit. Selain katalis, laju reaksi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti konsentrasi, semakin tinggi konsentrasi, maka lau reaksi juga menjadi semakin cepat. Kemudian suhu,. Peningkatan suhu pun akan mempercepat laju reaksi. lalu, luas permukaan. Semakin luas permukaannya semakin pula cepat pula laju reaksinya, Sedangkan luas permukaan yang cukup sempit akan membuat laju reaksi cenderung lebih lambat (Oxtoby, 2001).





III. PROSEDUR PERCOBAAN


3.1  Alat dan Bahan

Adapun alat-alat yang digunakan pada percobaan adalah tebung reaksi, stopwatch, gelas ukur, kaki tiga dan kasa, thermometer, batang pengaduk, gelas kimia, pisau, pipa kaca bengkok, alat pembakar, neraca, pipet tetes.

Sedangkan bahan yang digunakan ialah asam klorida 1M, 2M, 3M, CaCO3 (pualam), Na2SO3, KMnO4 0,01 M, H2C2O4 0,05 M dan H2SO4 2M.


3.2  Prosedur Percobaan

Adapun langkah-langkah yang dilakukan pada percobaan ini adalah :
A.    Pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi
1.      Memilih 3 keping pualam yang ukurannya sama besar
2.      Mengisi tabung reaksi dengan HCl 3M sampai volume ¾ (hampir penuh)
3.      Memasukkan satu keeping pualan ke dalam tabung reaksi , segera ditutup dengan plastic tebal yang sudah dilubangi
4.      Memasukkan tabung tersebut terbalik ke dalam gelas kimia yang berisi air. Memegan tabung tegak lurus dan mencatat waktu yang diperlukan sampai tabung penuh dan berisi gas.
5.      Melakukan cara yang sama untuk asam klorida 1M dan 2M

B.     Pengaruh luas permukaan terhadap laju reaksi
1.      Memasukkan 0,3 gram serbuk pualan berupa butiran-butiran ke dalam tabung reaksi
2.      Memasukkan 5 ml larutan HCl 3M, kemudian tutup tabung dengan plastic tebal yang dilubangi dan disalurkan ke dalam gels ukur yang berisi air
3.      Menmpung gas dalam gelas ukur yang diletakkan terbalik
4.      Mencatat waktu untuk menampung 10 ml gas
5.      Mengulangi percobaan di atas dengan menggunakan keeping pualam dengan massa yang sama

C.     Pengaruh temperature pada laju reaksi
1.      Membuat tanda silang yang sama pada dua helai kertas, kemudaan meletakkan dua gelas kimia di atas kertas yang bertanda silang tersbut.
2.      Memasukkan 100 ml larutan Na2SO3 o,1 M ke dalam gelas kimia I, megukur dan mencatat suhunya
3.      Menambahakan 100 ml larutan Na2SO3 0,1 M ke dalam gelas kimia II, dan memanskan hingga 35˚C. Mencatat suhunya. Menambahkan 10 ml HCl 3M dan mencatat waktu mulai penambahan sampai tanda silang itu hilang

D.    Pengaruh katalis terhadap laju reaksi
1.      Pengenceran : Mengencerkan 50 tetes KMnO4 0,01 M dengan air hingga volume 25 ml. Mengencerkan 50 tetes H2C2O4 0,05 M dengan air hingga volume menjadi 25 ml
2.      Memasukkan 4 tetes larutan H2C2O4 dan H2SO4 2 M ke dalam tabung reaksi. Menambahkan 1 tetes KMnO4 dan mencatat waktu mulai penambahan KMnO4 sampai warna KMnO4 hilang
3.      Menambahkan lagi KMnO4 o,01 M. Mencatat waktu yang diperlukan untuk hilangnya warna KMnO4 . MEnambahkan lagi 1 tetes KMnO4 0,01 M. Mencatat waktu. Mengulang percobaan hingga 12 tetes
4.      Memasukkan 4 tetes H2C2O4 0,05 M dan 2 tetes H2SO4 5 M dan 1 tetes MnSO4 0,18 M ke dalam tabung yang kedua. Menambahkan 1 tetes KMnO4 0,01 M dan mencatat waktu dari penambahan sampai warnanyya hilang
5.      Membuat grafik dengan mengalurkan tetes KMnO4 dengan waktu dalam detik




IV. PEMBAHASAN


Variabel manipulasi adalah variabel yang sengaja diubah. Pada praktikum ini yang menjadi variabel manipulasi adalah konsentrasi HCl untuk percobaan 1, luas permukaan CaCO3 untuk percobaan 2, suhu Na2SO3 untuk percobaan 3, dan katalis pada percobaan 4. sedangkan variabel respon adalah variabel yang berubah akibat variabel manipulasi, yaitu pada percobaan ini adalh waktu. Berikutnya variabel control adalah variabel yang sengaja dipertahankan.

Laju berlangsungnya suatu reaksi dipengaruhi oleh beberapa fakor yaitu konsentrasi, luas permukaan, temperature, dan katalis. Pada konsentrasi, semakin besar konsentrasi menyebabkan semakin banyak partikel yang bertumbukan secara efektif sehingga laju reaksi semakin cepat. pada luas permukaan, makim kecil ukuran partikel, maka semakin luas permukaan sentuhnya. Sehingga semakin besar jumlah tumbukan dan laju reaksi semakin cepat. Pada temperature, semakin tinggi suhu, maka energi yang diserap akan semakin banyak yang menyebabkan tumbukan yang efektif. Sedangkan pada katalis, katalis mampu menyediakan jalan alternative yang memiliki energi aktifasi lebih rendah



V.    KESIMPULAN


Adapun kesimpulan dari percobaan ini adalah :
1.      Laju berangsungnya suatu reaksi dipengaruhi oleh faktor yaitu konsentrasi, luas permukaan, suhu, dan katalis
2.      Semakin besar konsentrasi menyebabkan semakin banyak partikel yang bertumbukan secara efektif sehingga laju reaksi semakin cepat.
3.      Semakin kecil ukuran partikel, maka semakin luas permukaan sentuhnya. Sehingga semakin besar jumlah tumbukan dan laju reaksi semakin cepat.
4.      Semakin tinggi suhu, maka energi yang diserap akan semakin banyak yang menyebabkan tumbukan yang efektif.
5.      Katalis mampu menyediakan jalan alternative yang memiliki energi aktifasi lebih rendah




DAFTAR PUSTAKA


Chang, Raymond. 2005. Kimia Dasar : Konsep-Konsep Inti Edisi Ketiga Jilid 2. Jakarta : Erlangga

Oxtoby, dkk. 2001. Prinsip-Prinsip Kimia Modern. Jakarta : Erlangga

Petrucci, Ralph. H. 1987. Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern. Jakarta : Erlangga


Syukri, S. 1999. Kimia Dasar 2. Bandung : ITB Press

6 komentar:

  1. Wahyu Dirgantara24 Januari 2017 04.33

    Min ada laporan organik nya juga tidak ya ? HIhi

    BalasHapus
  2. MAkasih min

    BalasHapus
  3. Sinta Hidoriaa13 Maret 2017 01.46

    lengkap, good!!

    BalasHapus
  4. selengkapnya tentang kimia juga bisa anda temukan di web kami : bisakimia.com

    BalasHapus